Rumah Tangga Produksi

Dalam kehidupan ekonomi yang dimaksud dengan rumah tangga produksi adalah sebuah perusahaan. Dalam kehidupan ekonomi yang dimaksud dengan kegiatan produksi adalah usaha yang teratur yang dilakukan untuk membuat produk atau jasa guna memenuhi kebutuhan orang lain. Tempat dan peralatan yang digunakan untuk menjalan usaha biasanya disebut dengan perusahaan, kantor, toko, sawah atau apapun yang disana terjadi kegiatan usaha. Ditinjau dari pemiliknya ada perusahaan yang dimiliki oleh negara ada peruhasaan atau usaha yang dimiliki pribadi atau nonpemerintah yang biasa disebut perusahaan swasta. Serta ada juga usaha yang dimiliki bersama yang disebut usaha koperasi. Biasanya para pemilik perusahaan membentuk badan usaha, seperti badan usaha milik pemerintah (BUMN), badan usaha milik swasta (BUMS) dan badan usaha milik koperasi (BUMK). Terlepas dari siapa pemiliknya, organisasi yang bersangkutan dan menjalakan urusan yang berkaitan dengan produksi disebut rumah tangga produksi perusahaan.

Peranan Dan Kegiatan Rumah Tangga

Dalam rangkaian kegiatan produksi,konsumsi dan distribusi, perusahaan atau rumah tangga berperan sebagai produsen.

  1. Sebagai produsen. Peran perusahaan sebagai produsen adalah menghasilkan barang atau jasa yang dibutuhkan oleh rumah tangga dan masyarakat pada umumnya. Ada 3 persoalan pokok ekonomi yang harus bisa dipecahkan oleh perusahaan. Maka perusahaan tidak hanya memproduksi suatu barang ataupun jasa. Namun perusahan memegang peranan penting untuk menghasilkan barang atau jasa yang berkualitas dan kuantitas yang diperlukan masyarakat tepat dan susuai.
  2. Sebagai agen pengembangan. Perusahan harus melakukan penelitian dan kegiatan pengujian untuk melakuakan pengembangan produk atau jasa yang dihasilkan. Kegiatan penelitian dan penegmbangan dapat berjalan dengan baik jika mendapatkan dukungan yang positif dari dalam ataupun dari luar perusahan. Dorongan dari dalam biasanya timbul karena adanya dorongan untuk memperoleh tambahan keuntungan. Untuk dorongan dari luar biasanya dari pesaing atau dari pemerintah. Pengembangan yang dapat dorongan dari pemerintah biasanya untuk mendorong produksi yang sesuai dengan keinginan pemerintah dan untuk memenuhi kepentingan negara. Terlepas dari dorongan pemerintah biasanya perusahaan tidak mau tertinggal dengan tren teknologi terbaru. Karena diketahui teknologi berkembang dengan pesat dan sangat mencengangkan. Perkembangan perusahaan yang cepat dapat dikatakan sebagai agent pembangunan. Sebagai perusahaan yang telah menyandang gelar agen pembangunan, maka perusahan harusnya tidak mengejar keuntungan bagi pemegang modal tapi juga harus memperhatikan kesejahteraan karyawannya.

Hal-Hal yang Perlu dicegah dalam Rumah Tangga

Pada dasarnya rumah tangga produksi memiliki hubungan timbal balik dengan rumah tangga keluarga. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, rumah tangga keluarga ini membutuhkan produk-produk yang dihasilkan oleh rumah tangga produksi. Dan sebaliknya rumah tangga produksi memerlukan tenaga dan modal dari rumah tangga keluarga. Maka dari itu mereka harus saking memperhatikan apa yang dibutuhkan masing-masing rumah tangga karena pada dasarnya mereka saling membutuhkan satu sama lain. Namun kadang rumah tangga produksi tidak melihat apa yang dibutuhkan oleh rumah tangga keluarga, karena mereka hanya melihat dan menginginkan laba yang tingi. Misalnya perusahaan menginginkan produknya yaitu baju gamis terbaru laku dipasaran, namun perusahaan membuatnya dengan bahan baku yang tidak bagus. Maka yang terjadi adalah produk terbaru tersebut tidak akan laku dipasaran. Para rumah tangga keluarga tidak menggunakan baju atau pakaian yang memiliki bahan dasar tidak bagus. Maka perusahaan harus melihat apa yang diinginkan oleh masyarakat. Kadang juga untuk mendapatkan laba yang tinggi perusahaan menekan upah kerja karyawan sehingga menjadikan perselisihan antar karyawan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: