Jun 23

Ketahui Bagian Sel Tumbuhan Dengan Lengkap dan Akurat

Sel Tumbuhan – Apa anda tahu istilah sel? Sel adalah unsur organisme terkecil yang dapat melangsungkan fungsi hidup dengan mandiri atau dengan replikasi membelah diri. Selain fungsi tersebut, sel sebagai salah satu unsur tubuh sel juga bisa digunakan untuk menyatukan organisme unisel maupun multisel.

Mungkin itu sedikit ulasan terkait pengertian sel pada makhluk hidup. Tetapi, setiap makhluk hidup, seperti halnya hewan, tumbuhan dan manusia tentunya mempunyai struktur sel yang berbeda-beda. Nah, untuk itu pada pertemuan kali ini kita hendak menyinggung mengenai sel tumbuhan dan juga sedikit membahas tentang kesamaan dan perbedaan antara sel tumbuhan dan hewan.

Pengertian Sel Tumbuhan

Organisme Unisel merupakan sebuah makhluk hidup yang tubuhnya hanya terbentuk dari satu sel. Walaupun hanya terbentuk dari satu sel, organisme unisel semacam bakteri, Protista dan jamur tetap bisa mengerjakan fungsi kehidupannya dengan teratur. Selain itu organisme unisel mempunyai beberapa ciri khas pada makhluk hidup seperti makan, bernafas dan berkembang biak.

Sedangkan contoh organisme multisel atau bersel banyak seperti halnya hewan dan tumbuhan . Setiap sel penyusun tubuh organisme itu mempunyai wujud dan peran masing-masing. Dan factor itulah yang melukiskan peran sel sebagai unit fungsional dan structural pada kehidupan.

Pada tubuh makhluk yang terbentuk dari beraneka ragam sel, sel-sel tersebut memiliki wujud yang sama lalu bergabung menyusun suatu kelompok untuk menjalankan peranan khusus. Lalu, saat suatu jaringan berkumpul dengan kelompok yang lain, maka tersusunlah sebuah organ baru. Setiap organ yang bersatu akan menyusun sebuah system organ, seperti system transportasi, system saraf dan lainnya.

Oleh karena sebab di atas sel tumbuhan juga sering diartikan sebagai bagian paling kecil pada organ tumbuhan. Pada umumnya sel tumbuhan dibedakan menjadi tiga bagian yaitu, bagian utama yang terdiri dari sel atau selaput sel, sitoplasma dan organel-oeganel sel lainnya.

Setiap organel-organel tumbuhan memiliki peran beragam. Namun setiap organel-organel tersebut mempunyai aturan yang dapat membentuk suatu kesatuan sel dengan sebuah aturan yang teratur.

Fungsi Sel Tumbuhan

Secara umum sel tumbuhan dibagi menjadi tiga bagian, yakni sel parekim, kolenkim dan sklerenkim. Karena berbeda, pastinya setiap sel mempunyai struktur dan manfaat yang berbeda pula saat melaksanakan fungsi kehidupannya secara utuh. Setiap sel tersebut kemudian bergabung untuk menyusun suatu jaringan.

Untuk lebih jelasnya bacalah beberapa penjabaran mengenai fungsi pada setiap jenis sel yang ada pada tumbuhan.

Sel Parenkim

Sel parekim merupakan suatu sel yang mempunyai wujud segi enam dan menjadi sel penyusun pada jaringan parenkim pada tumbuhan. Karakteristik sel parenkim adalah diameter yang sama ke segala arah, mempunyai dinding sel yang tipis dan terdapat rongga di dalam sel yang banyak. Sifat sel parenkim yakni basalis yang maksudnya letak dari kunci sel bertempat dekat dengan bagian dasar.

Adapun fungsi dari balasis sendiri yakni sebagai tempat menyimpan cadangan makanan yang bisa ditemukan pada vakuola. Cadangan makanan yang berada di vakuola biasanya berbentuk benda cair atau larutan, tetapi terkadang berbentuk padat dan cair di bagian sitoplasma.

Suatu jaringan yang terbentuk dari sel parenkim bisa berdiferensasi menjadi jaringan yang baru sehingga hal ini biasa dikenal dengan jaringan dasar.

Sel kolenkim

Berdasarkan namanya, sel kolenkim ialah suatu sel yang memiliki peran sebagai pembentuk kelenkim pada tumbuhan. Pada umumnya sel kolenkim memiliki beberapa karakteristik seperti halnya memiliki bentuk segi enam, terlihat memanjangan saat diiris dengan membujur dan mempunyai dinding sel yang tebal disebabkan oleh selulosa dan pectin.

Karena memiliki dinding sel yang tebal, jaringan kolenkim juga sering dikenal dengan jaringan penyokong. Meskipun ketebalan dinding kolenkin tidak rata secara keseluruhan, namun sel kolenkim bisa menyusun struktur jaringan kolenkim yang lebih kuat.

Selain itu, salah satu manfaat sel kolenkim yang lain adalah menjadikan tumbuhan menjadi lebih lentur sehingga tidak mudah patah ketika disapu hembusan angin. Jaringan yang terbentuk dari sel korenkin adalah diferensasi dari jaringan parenkim.

Sel Sklerenkim

Sel seklerenkim adalah sel pembentuk jaringan yang mengalami penebalan dinding sekunder yang berbentuk lignin. Berdasarkan wujud dan penyusunnya jaringan sklerenkim dibedakan menjadi dua bagian yaitu sklereid dan serabut. Perbedaan antara kedua jenis ini mencakup beberapa hal, seperti halnya bantuk, asal dan perkembangan sel-nya.

Pertama, skeleren yang berwujud selaku sel mempunyai ciri-ciri, berbentuk bulat dan dinding sel yang mengalami penebalan. Beberapa tumbuhan skeleren memiliki sistem sel yang bersifat padat, tetapi pada bagian dalamnya tersusun dari sebuah jaringan perenkim yang bersifat lunak. Suatu contoh sel di atas yaitu sebuah tempurung kelapa yang tersusun dari skleren yang sudah mati.

Sedangkan untuk jenis serabut sendiri dapat ditemukan dengan mudah dalam berbagai jenis tanaman. Sel selabut skleren sendiri memiliki beberapa ciri khas seperti berwujud memanjang, berujung lancip, dinding sel yang tebal dan menyatu antara sel satu dengan sel yang lainnya.

Sebuah kelompok yang terbentuk dari sel sklerenkim tergolong pada kelompok penyokong karena mempunyai lignin yang memiliki fungsi untuk lapisan dinding sekunder. Oleh karena itu jaringan tersebut berfungsi untuk memperkuat batang tumbuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: