Inspirasi Kehidupan JK Rowling, Dari Pengangguran Hingga Jadi Penulis Terkaya di Dunia

Siapa tidak kenal dengan karakter fiksi Harry Potter? Penyihir cilik ini telah menjadi bagian dari budaya pop modern. Baik novel maupun filmnya hingga aneka merchandise laris manis di pasaran. Bahkan, bisa dibilang bahwa anak 90an tumbuh bersama Harry Potter. Sukses besar Harry Potter tak lepas dari sosok JK Rowling yang merupakan penulis novelnya. Namun, siapa sangka, sebelum menjadi penulis terkaya dan salah satu wanita berpengaruh di dunia, JK Rowling telah mengalami berbagai kegagalan serta menjalani pengalaman hidup yang pahit. Kini, kisah hidupnya sebelum menuai sukses dapat menjadi inspirasi kehidupan tersendiri bagi kita semua. Tidak hanya itu, banyak kata-kata bijak yang dituangkannya baik dalam novel-novelnya maupun pidato Rowling di depan umum.

Belajar Dari Inspirasi Kehidupan JK Rowling

Wanita kelahiran 31 Juli itu sempat mengalami masa-masa pahit dan terpuruk dalam hidupnya. Rowling baru saja bercerai dengan sang suami, Jorge Arantes, yang merupakan seorang wartawan asal Portugal. Ia harus membesarkan putrinya yang masih bayi seorang diri. Rowling kemudian memutuskan pindah ke Edinburgh, Skotlandia dan mencoba untuk memulai hidup baru. Lulusan Universitas Exeter ini kemudian merasa bahwa kemampuan menulisnya akan dapat menjadi jalan keluar bagi masalahnya saat itu. Dengan kondisi yang serba kekurangan, Rowling menulis kisah seorang anak laki-laki yang memiliki kemampuan sihir di atas lembaran-lembaran kertas bekas. Bahkan, karena tidak memiliki uang untuk memfotokopi naskahnya, ia menulis ulang naskah tersebut. Rowling mengerjakan novel pertamanya di malam hari saat sang putri sudah tertidur. Nasib baik tak juga menghampiri saat naskah novelnya ditolak 12 penerbit. Akhirnya, penerbit ke-13, Bloomsbury Publishing, bersedia menerbitkan naskah Rowling walau dengan royalti yang sedikit. Dari situlah hidupnya mulai berubah. Harry Potter and The Philosopher’s Stone, novel perdananya, mendapat sambutan baik dan menjadi best seller hanya satu bulan setelah publikasi. Novel tersebut kemudian diterbitkan di Amerika oleh penerbit Scholastic dengan judul Harry Potter and The Sorcerer’s Stone. Inspirasi kehidupan dari JK Rowling tentu sangat luar biasa.

 

Inspirasi Kehidupan dan Pelajaran Dari Penulis Terkaya di Dunia

Hingga saat ini, JK Rowling tercatat sebagai penulis buku terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai 11,9 triliun rupiah. Ia bahkan sempat memegang titel sebagai wanita terkaya di Inggris Raya mengalahkan Ratu Elizabeth II. Tidak hanya itu, novel terakhir Harry Potter yang berjudul Harry Potter and The Deathly Hallows terjual 15 juta kopi hanya dalam waktu 24 jam, menjadikannya sebagai buku fiksi yang paling cepat terjual dalam sejarah. Kisah hidup JK Rowling yang mengawali semuanya dari nol tentu memberi kita inspirasi kehidupan tersendiri. Di antaranya adalah pelajaran hidup seputar bangkit dari kegagalan serta tidak pernah berhenti untuk memperjuangkan mimpi-mimpi kita. Jika Rowling terpuruk dalam depresinya atau menyerah saat 12 penerbit menolaknya, tidak akan pernah ada Harry Potter. Tekad yang kuat untuk bangkit membuat Rowling tidak mudah menyerah dan terus berjuang demi hidupnya dan putri semata wayangnya. Selain itu, inspirasi ternyata bisa hadir bahkan dari bagian paling buruk dalam hidup kita. Seperti sosok Dementor yang ada dalam kisah Harry Potter. Sosok mengerikan yang mampu menghisap kebahagiaan ini ternyata terinspirasi dari rasa depresi Rowling saat ia tengah dalam masa-masa terpuruk. Tidak pernah menyerah dalam menggapai mimpi adalah salah satu kunci sukses yang dibuktikan sendiri oleh Rowling.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.