Feb 09

Balita Anda Dalam Proses Tumbuh Gigi Susu, Perhatikan Jenis Penyakit Ini

Senyuman bayi memang semakin gregetan apalagi masa sehabis munculnya gigi. Beberapa anak terdapat waktu timbulnya gigi berbeda-beda namun masanya gak dapat dipastikan. Biasanya bocah tumbuh gigi baru pada usia sekitar 4 bulan hingga satu tahun. Namun selalu ada yang kurang amaupun lebih.

Walaupun memiliki perbedaan momen keluarnya gigi pada bocah walaupun gejala yang dialami pada beberapa bocah hampir sama. Di momen tersebut merupakan suatu waktu ketidaknyamanan dan rasa nyeri pada gusi si anak kecil. Sehingga bayi akan rewel atau sering menangis. Tapi bagi para ibu tak perlu khawatir, karena itu merupakan tanda-tanda bocah timbulnya gigi. Dengan begitu perlu diketahui bagaimana ketika tanda-tanda anak kecil keluarnya gigi bayi sehingga seorang bunda dapat mengerti hal itu.

Rasa Sakit pada Gusi

Dari rasa nyilu pada saraf lunak di gusi sebab dari peradangan. Kebanyakan keluarnya gigi baru akan terasa nyeri, demikian juga pada saat keluarnya gigi geraham yang diketahui sebagai yang teramat menyakitkan. Ibu tidak mesti takut, alasannya bertepatan dengan timbulnya gigi si kecil yang terus berkembang, perlahan-lahan si bocah akan menganggap terbiasa dengan munculnya gigi dan perasaan tak nyaman di hari kemudian.

Sering Mengeluarkan Air Liur

Pada keluarnya gigi dapat merangsang pengeluaran air liur pada mulut bocah. Sampai tak heran jika Ibu selalu melihat mulut anak kecil kerap terbuka dan air liur menetes dari mulutnya.

Sering Menggigit

Tekanan terhadap keluarnya gigi yang akan muncul dari gusi menyebabkan rasa sakit terhadap gusi bocah. Hal tersebut bakal menjadikan ketidaknyamanan pada kondisi bocah tersebut. Tak hanya itu saja, rasa risih dan geram pada gusi bocah membuat bayi hendak melampiaskan dengan menggigit barang yang dipegang justru sampai menggigit puting ibu ketika sedang menyusu.

Batuk-Batuk

Pengeluaran air liur yang berlebihan karena pertumbuhan gigi menyebabkan bocah gampang tersendak bahkan sampai batuk-batuk. Itu terjadi lantarannya berlebihannya air liur yang memenuhi mulut. Tapi bila gak ada munculnya ciri-ciri flu, pilek, maupun alergi pastinya ciri yang satu ini gak terlalu risih. Namun kalau memang terjadi batuk-batuk terus bisa jadi anak kecil gejala sakit sebab virus dan sebagainya.

Ruam Pada Dagu atau Wajah

Tidak sekedar ngences dan batuk-batuk, pengeluaran air liur yang amat banyak sepanjang waktu timbulnya gigi juga mengakibatkan munculnya ruam kulit yang garing di bagian area mulut, dagu, ada kalanya di leher. Pemicunya ialah kontak langsung dengan air liur itu sendiri. Oleh sebab itu, Ibu seharusnya terbiasa membersihkan air liur bocah menggunakan sapu tangan yang halus untuk mengurangi keluarnya ruam. Tapi, kalau ruam telah terbentuk, oleskan krim atau lotion pada bayi dengan perlahan dan aman untuk si bocah.

Tidak Nafsu Makan

Dengan rasa nyeri di gusi ketika pertumbuhan gigi tak hanya membuat bocah merasa tak enakan, tapi juga bisa menghilangkan nafsu makan. Bahkan ketika menyusu saja malah menjadikan gusi sakit. Oleh karena itu, tidak usah heran bila bayi menolak diberi makanan kenyal atau susu ketika giginya akan tumbuh.

Sering Rewel

Gusi bayi yang mengalami nyilu bakal mempengaruhi si kecil menjadi rewel. Hal itu sangatlah wajar karena menghadapi ketidaknyamanan yang dirasakan si anak ternyata bukan hanya diakibatkan oleh sakit gusi, justru juga disebabkan oleh adanya sel-sel di gusi yang rusak dan robek agar gigi dapat muncul keluar. Tak heran apabila menjadikan si kecil rewel malah hingga gangguan kesehatan.

Terjadinya Demam

Biasanya setiap terjadi infeksi dalam badan bakal menimbulkan demam, demikian pula dengan infeksi yang terjadi terhadap gusi sebab pertumbuhan gigi. Walaupun demam yang terjadi umumnya sekedar demam kecil saja, sehingga dapat diobati dengan sederhana di rumah.

Hematoma Gusi

ciri-ciri keluarnya gigi pada bayi yang telah terbukti yakni hematoma atau mengalami pendarahan terhadap bawah gusi. Ditandai dengan kepulan kemerahan pada bawah gusi misalnya gusi bengkak. Tapi Ibu gak perlu takut, karena gejala ini akan pulih dengan sendirinya waktu gigi telah tumbuh. Dalam meredakan nyilu, Ibu juga bisa menyalurkan pertolongan dengan kompres dingin.

Sulit Tidur Nyenyak

Dengan menderita nyeri membuat anak kecil merasa tidak enak sehingga bayi susah tidur dengan nyaman. Biasanya, Ibu mengatasinya dengan cara menyusui. Tapi sering kali menyusui bahkan bakal membuatnya tambah nyilu efek persinggungan antara puting Ibu dengan gusi bocah. Untuk memberinya kenyamanan, Ibu mampu membuat anak kecil reda dengan upaya menepuk-nepuknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: