Mar 08

6+ Alasan Kamu Dituntut Belajar Bahasa Arab

Mengapa wajib belajar bahasa Arab? Apa keuntungannya?

Walau kita bukan keturunan Arab, namun manfaatnya sangat besar kalau kamu bersedia menuntut ilmu bahasa Arab.

Berikut ini sebagian pertimbangan kenapa kamu mesti luangkan pikiran demi menggali ilmu bahasa Arab.

Pertama:

Kelebihan bahasa Arab sangatlah nyata karena bahasa Arab adalah bahasa Al-Qur’an Al-Karim. Sebagian sebab inilah yang membuat alasan mendasar mengapa kita harus menuntut ilmu bahasa Arab. Keutamaan bahasa Arab diterangkan dalam Al-Qur’an bersumber berlokasi di sepuluh tempat, seperti halnya dalam ayat,

وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِي هَذَا الْقُرْآنِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ . قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran. (Ialah) Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 27-28)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyatakan,

اللِّسَانُ العَرَبِي شِعَارُ الإِسْلاَمِ وَأَهْلِهِ

“Bahasa Arab adalah syi’ar Islam dan syi’ar kaum muslimin.” Disebutkan dalam Iqtidha’ Shirath Al-Mustaqim

Dua:

Dengan mempelajari bahasa Arab begitu ringan dalam menghafalkan, memahami, mengajarkan serta mendakwahkan isi Al-Qur’an. Dengan modal bahasa Arab lebih ringan juga untuk memahami hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengingat mengartikan serta mengamalkannya.

Ketiga:

Manusia yang mahir bahasa Arab, terutama ahli kaedah-kaedah di pemahaman nahwu akan kian mudah memahami Islam daripada yang tidak mengkaji sama sekali. Apalagi jika kewajiban seseorang selaku penyiar dakwah, menjadi seorang da’i, kyai atau ustadz, tentu cenderung bertujuan menimba ilmu supaya gampang mengajarkan pemahaman agama yang sesungguhnya terhadap masyarakat umum.

Keempat:

Orang yang paham bahasa Arab akan ringan menggali pengetahuan berasal ustadz secara pribadi atau membaca berbagai kreasi ulama yang sudah umum menyebar sampai saat ini. Padahal yang enggak ngerti bahasa Arab cuma sanggup menggantungkan kitab tafsir serta itu sifatnya terbatas.

Kelima:

Bahasa Arab itu bahasa yang tenang dan cenderung menenangkan jiwa, serta menentramkan rohani.

Ibnu Katsir ketika menerangkan surat Yusuf ayat kedua menyampaikan,

لأن لغة العرب أفصح اللغات وأبينها وأوسعها، وأكثرها تأدية للمعاني التي تقوم بالنفوس

“Karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, paling jelas, paling luas (kosakatanya), dan paling banyak mengandung makna yang menentramkan jiwa.”

Keenam:

Bahasa Arab adalah bahasa yang paling menyejukkan.

Ibnu Katsir rahimahullah serta berkata,

فلهذا أنزلَ أشرف الكتب بأشرف اللغات، على أشرف الرسل، بسفارة أشرف الملائكة، وكان ذلك في أشرف بقاع الأرض، وابتدئ إنزاله في أشرف شهور السنة وهو رمضان، فكمل من كل الوجوه

“Karena Al-Qur’an adalah kitab yang paling mulia, diturunkan dengan bahasa yang paling mulia, diajarkan pada Rasul yang paling mulia, disampaikan oleh malaikat yang paling mulia, diturunkan di tempat yang paling mulia di muka bumi, diturunkan pula di bulan yang mulia yaitu bulan Ramadhan. Dari berbagai sisi itu, kita bisa menilai bagaimanakah mulianya kitab suci Al-Qur’an.”

Oleh sebab itu Allah menyatakan ajaran bahasa Arab,

إِنَّا أَنزلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” (QS. Yusuf: 2)

Tujuh:

Bahasa Arab adalah bahasa yang banar, ringan dimengerti juga fleksibel ditujukan untuk aturan kepada manusia.

Allah menyatakan sendiri,

قُرْآَنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“(Ialah) Al-Qur’an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 28)

Dalam ayat berbeda dijabarkan,

وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ (192) نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ (193) عَلَى قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ (194) بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ (195)

“Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas.” (QS. Asy-Syu’ara: 192-195). Sebagaimana disebutkan dalam Zaad Al-Masiir karya Ibnul Jauzi, Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab yaitu bahasanya orang Quraisy yang setiap orang mudah memahaminya.

Serta isi kandungan ayat berbeda diterangkan,

وَكَذَلِكَ أَنْزَلْنَاهُ حُكْمًا عَرَبِيًّا

“Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab.” (QS. Ar-Ra’du: 37).

Dijelaskan isi kandungan Tafsir Al-Jalalain, bahasa Arab digunakan untuk hukum di sela-sela manusia. Isi kandungan Zaad Al-Masiir dijelaskan sebenarnya bahasa Arab bisa diperuntukkan untuk menjabarkan aturan yang wajib.

Masih tak tergerakkah perasaan kamu untuk memahami bahasa yang paling agung dan disayangi oleh Allah?

Moga Allah ringankan untuk mengkaji bahasa Arab. Ihrish ‘ala maa yanfa’uk, bersungguh-sungguhlah dalam perkara yang kemaslahatan kepadamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: