Dec 06

Panduan Jualan Roti untuk Pemula

Membuat bisnis pembuatan roti dengan skala rumahan bisa menjadi pilihan bagi Anda yang sedang mencari bisnis yang menguntungkan. Usaha rumahan seperti ini masuk kedalam kategori home industri yang tidak membutuhkan modal terlalu besar dan dapat dijalankan pada tempat dengan space terbatas hanya dengan memanfaatkan dapur ataupun garasi rumah usaha ini sudah dapat dijalankan mengingat peralatan berupa mesin yang dibutuhkannya berukuran kecil.

Usaha roti rumahan seperti ini juga bisa dijalankan diberbagai tempat karena target pasarnya yang cukup luas tentunya pembaca semua pasti pernah melihat di warung-warung pinggir jalan roti macam ini dijual dengan berbagai jenis rasa seperti coklat, moca, susu dan lain lain. Roti ditawarkan dengan harga bervariasi dari mulai 1000 sampai 10 ribuan tergantung ukuran dan jenisnya.

Itu merupakan salah satu hasil dari produk usaha roti kelas rumahan ini, kebanyakan penjual menjual rotinya dengan sistim titip ke warung, setiap hari akan ada petugas bagian datang untuk menghitung jumlah roti yang laku terjual pada hari sebelumnya selain itu mereka juga mengisi kembali apabila stok roti di tokonya mulai berkurang.

Lingkup penjualannya bergantung dari skala besarnya usaha pembuatan roti yang dikerjakan, jika kemampuan produksi rotinya masih seadanya biasanya lingkup pemasarannya cuma disekitar lokasi produksinya, armada yang digunakan untuk berkeliling pun cukup menggunakan kendaraan roda dua seperti motor ataupun sepeda.

Sebaliknya untuk usaha pembuatan roti rumahan yang sudah berskala lumayan besar, cakupan penjualan mereka biasanya lebih luas karena kemampuan produksi rotinya pun sudah lebih besar, armada yang diperlukan untuk penjualan biasanya sudah berupa kendaraan roda empat, bisnis pembuatan roti dengan skala sebesar ini bahkan penjualannya sudah mampu mencapai luar kota.

Langkah Memulai Bisnis Roti Rumahan

Tertarik dengan model bisnis seperti ini? Paling awal yang harus Anda persiapkan ialah kemampuan atau kemahiran untuk membuatnya baik dimiliki sendiri ataupun dengan mempekerjakan sumberdaya yang ahli dibidang pembuatan roti.

Sehabis itu juga mesti disediakan berbagai macam alat penunjang berupa mesin dan peralatan pembuatan lainnya, dalam menyiapkan mesin inilah yang paling memakan banyak biaya bisnis karena harga tiap mesinnya cukup tinggi, diantaranya yang umum digunakan adalah:

1. Mixer, yang berguna sebagai pembentuk adonan utama pembuatan roti.

1. Mesin Proofer atau biasa disebut lemari pengembang roti, berperan untuk melancarkan proses pemekaran adonan roti sebelum dimasukan ke dalam oven.

1. Dough Divider, atau mesin pembagi adonan. Fungsinya adalah untuk membentuk dan memecah adonan roti supaya ukurannya sama rata.

1. Oven, berguna untuk memanggang sebagai langkah akhir dalam pembuatan roti.

Berbagai jenis alat pendukung lain juga diperlukan, seperti loyang, pemotong, cetakan roti dan lain sebagainya. Harga dari tiap-tiap mesin di atas bervariasi tergantung dari jenisnya, sebagai gambaran harganya antara 6 jutaan hingga 15 jutaan. Sampai-sampai kalau Anda ingin secara lengkap mempunyai seluruh mesin produksi roti ini, modal yang harus dipersiapkan sekitar 30 hingga 50 jutaan.

Cukup besar memang modal yang dibutuhkan, namun jangan dahulu berkecil hati kalau modal usaha pembuatan roti rumahan Anda belum sampai angka di atas. Contoh yang kami ulas di atas hanyalah sebagai gambaran biaya yang diperlukan untuk memiliki mesin pembuatan roti yang bagus.

Sedangkan pada kenyataannya Anda dapat membuka usaha ini cukup dengan cara lama yang bermodalkan oven roti saja, sedangkan peralatan lain dapat memanfaatkan peralatan yang umumnya sudah ada seperti mixer dan peralatan lainnya. Karena pada dasarnya mesin-mesin tadi hanya berguna untuk membantu mempersingkat proses produksi biarpun nantinya mesin ini tetap dibutuhkan jika kapasitas produksi roti Anda tidak mencukupi karena permintaan pasar cukup besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.